Tanpa Repot, Penangguhan KPR BTN Mudah Dilakukan!

Penangguhan KPR BTN Mudah Dilakukan

Kini Penangguhan KPR BTN Bisa Diajukan Hanya Melalui Online

Tak bisa dimungkiri, seluruh aspek kehidupan terdampak akibat pandemi COVID-19 atau dikenal dengan Virus Corona sejak tahun 2020 lalu. Dampak negatif yang diakibatkan oleh munculnya virus berbahaya di Indonesia ini, juga terasa hingga aspek perekonomian. Masyarakat Indonesia seakan ‘dihantam’ dari berbagai lini ekonomi. Untuk pengusaha, omset menurun drastis, daya beli masyarakat berkurang, hingga penutupan lapangan usaha sementara bahkan permanen. Sedangkan dari sisi karyawan, mulai dari pemotongan gaji sampai dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal ini tentu dipahami Bank Tabungan Negara (BTN), sehingga memberikan relaksasi kredit melalui Penangguhan KPR BTN.

Bank BTN mendukung langkah pemerintah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang dikeluarkan pada tahun lalu, mengenai relaksasi kredit untuk debitur yang terdampak pandemi khususnya KPR. Kabar baiknya, jika sebelumnya relaksasi kredit berlangsung hingga Maret 2021 saja, namun kini masih akan berlaku hingga Maret 2022. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam menyangga terjadinya penurunan kualitas restrukturisasi oleh debitur. Nah bagi Anda debitur Bank BTN yang ingin melakukan Penangguhan KPR BTN, yuk simak dulu berbagai tips yang bisa Anda lakukan di bawah ini.

Wajib Tahu Syarat, Ketentuan dan Bentuk Relaksasi Kredit

Sebelum pengajuan, ada baiknya Anda mengetahui berbagai hal seputar restrukturisasi kredit yang dihadirkan Bank BTN. Bank yang merupakan pelopor KPR pertama di Indonesia ini tentu memahami setiap itikad baik para debitur dan menyediakan upaya perbaikan tersebut. Untuk itu, Bank BTN memastikan debitur yang benar-benar terdampak dan mengalami kesulitan dalam pembayaran angsuran. Adapun syarat dan ketentuan yang wajib Anda penuhi terdapat tiga poin. Tentunya, ketiga poin ini menjadi acuan Bank BTN apakah pengajuan akan diterima atau perlu dilengkapi kembali.

Pertama, debitur mengajukan permohonan restrukturisasi kredit, baik melalui offline di kantor cabang atau online di website Rumah Murah BTN. Kemudian, syarat dan ketentuan kedua yaitu debitur yang dapat mengajukan keringanan cicilan KPR belum pernah menunggak pembayaran atau lancar. Terakhir, ketiga yakni selama pandemi COVID-19 debitur yang usaha atau tempat kerjanya terdampak langsung atau tidak langsung. Untuk poin terakhir ini, debitur merasakan pendapatan atau penghasilannya menurun atau berkurang, dan tidak mampu membayar angsuran sesuai kewajiban.

Setelah itu, Anda juga perlu tahu bentuk skema yang diberikan Bank BTN. Tersedia tiga skema yang disesuaikan Bank BTN kepada masing-masing debitur, baik secara riwayat, data dan formulir pengajuan, yaitu penurunan suku bunga, perpanjangan waktu kredit, atau pengurangan tunggakan pokok atau bunga. Selain itu, ketahui juga jika Bank BTN memberikan relaksasi kredit dengan plafon maksimal 350 juta rupiah untuk KPR non subsidi dan plafon maksimal 100 juta rupiah untuk KPR Subsidi.

Lengkapi Semua Data yang Dibutuhkan

Jika Anda sudah memahami syarat, ketentuan dan skema restrukturisasi kredit yang diberikan Bank BTN. Siapkan semua data yang diperlukan, agar saat pengajuan Anda tidak perlu repot lagi. Awali dengan klik website Rumah Murah BTN atau www.rumahmurahbtn.co.id. Kemudian, cari menu “Restrukturisasi” dan pilih jenis KPR yang Anda ajukan. Unduh ketiga formulir yang wajib diisi, yaitu formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan dan formulir pernyataan terdampak COVID-19. Ketiga formulir ini wajib ditandatangani, sertakan juga scan KTP dan foto selfie Anda memegang KTP. Dengan begini, Anda bisa mengajukan tanpa khawatir lagi.

Ajukan Langsung Melalui Website Rumah Murah BTN

Tak perlu repot datang ke kantor cabang, Anda bisa melakukan Penangguhan KPR BTN secara online melalui www.rumahmurahbtn.co.id. Sama seperti cara mengunduh ketiga formulir di atas, Anda bisa cari menu “Restrukturisasi” dan pilih jenis KPR yang menjadi pengajuan awal, yaitu Konvensional atau Syariah. Untuk kedua jenis KPR, Anda perlu melakukan download untuk ketiga formulir seperti formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan dan formulir pernyataan terdampak COVID-19. Untuk formulir permohonan, Anda dapat mengisi jumlah angsuran yang disanggupi. Sedangkan, formulir penghasilan merupakan rincian penghasilan dan pengeluaran per bulan. Terakhir isi surat pernyataan yang tersedia.

Setelah semua formulir telah lengkap, Anda wajib menyertakan foto/scan KTP, selfie/swafoto memegang KTP dan ketiga formulir di atas. Hasil foto/scan bisa dikirim melalui email restruk.onl[email protected]. Dengan format email, yakni judul email (Restrukturisasi BTN, Nama, Nomor Rekening) dan lampiran semua kelengkapan dokumen. Nama  dokumen juga harus diisi dengan nama Anda pada bagian belakang, misalnya KTP Ardiansyah, formulir permohonan Ardiansyah, formulir penghasilan Ardiansyah dan seterusnya. Contoh judul email, yaitu Restrukturisasi BTN, Ardiansyah, 00010001000.

Langkah-langkah ini juga berlaku untuk jenis KPR Syariah. Namun, pengiriman email langsung ke email Kantor Cabang Syariah (KCS) tujuan. Terdapat 25 cabang pada area Jabodetabek (Jakarta Harmoni, Jakarta Pasar Minggu, Tangerang, Bogor, Bekasi), area Jawa dan Banten (Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Solo, Semarang, Cirebon, Tasikmalaya, Tegal dan Cilegon), area Sumatera (Batam, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banda Aceh), area Kalimantan (Balikpapan, Banjarmasin), area Sulawesi (Kendari, Makassar) dan area Nusa Tenggara Barat (Mataram).

Pastikan nomor telepon, whatsapp atau email Anda aktif. Apabila permohonan disetujui, Anda akan menerima informasi melalui telepon, whatsapp atau email, berisikan persetujuan restrukturisasi dan addendum Perjanjian Kredit (PK) terkait restrukturisasi dari petugas Bank BTN. Lalu, apabila Anda menyetujui, debitur dapat menandatangani addendum Perjanjian Kredit (KPR Konvensional) atau Perjanjian Pembiayaan (KPR Syariah), dan mengirimkannya kembali kepada petugas Bank BTN. Selain email, pengajuan juga dapat dilakukan melalui website langsung di Form Restrukturisasi Online atau hubungi Contact Center Bank BTN di 1500-286.